Ada sejumlah gejala awal sakit ginjal yang tak boleh kamu abaikan walau masih tahap ringan ringan
Setiap bagian tubuh manusia memiliki fungsi masing-masing, termasuk ginjal. Ukuran organ ini sebesar kepalan tangan orang dewasa.
Lantas, ginjal sebelah mana letaknya? Organ ini terletak di dekat bagian tengah punggung, tepat di bawah tulang rusuk.
Ginjal terdiri dari satu pasang organ, yaitu ginjal kiri dan ginjal kanan. Salah satu peran ginjal adalah menyaring semua cairan yang masuk ke dalam tubuh dan menyalurkannya ke kandung kemih.
Hasil akhirnya adalah urine yang bisa membantu mengeluarkan semua racun dalam tubuh.
Tanpa fungsi ginjal yang optimal, tubuh akan mengalami penumpukan cairan, racun, dan kotoran. Kondisi tersebut tentu dapat menyebabkan masalah kesehatan yang fatal dampaknya.
Maka dari itu, ada baiknya untuk mengetahui ciri ciri penyakit ginjal, sehingga penanganan dapat dilakukan sedari awal. Apa saja? Simak infonya di sini!
Apa Itu Sakit Ginjal?
Sakit ginjal atau penyakit ginjal, adalah kondisi ketika ginjal mengalami kerusakan dan kehilangan kemampuannya untuk berfungsi dengan baik. Ginjal memiliki peran vital dalam menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah, yang kemudian dikeluarkan melalui urine. Ketika ginjal tidak berfungsi optimal, limbah dapat menumpuk dalam tubuh dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Gejala Awal Sakit Ginjal
Penyakit ginjal pada dasarnya dapat dengan mudah tidak disadari pengidapnya. Namun, lama-kelamaan kondisinya akan semakin memburuk dan menimbulkan komplikasi fatal bila tidak segera ditangani.
Lantas, apa saja ciri ciri penyakit ginjal?
1. Urine berwarna keruh
Gejala awal sakit ginjal yang paling umum adalah berubahnya warna urine menjadi keruh (merah kecoklatan). Ini terjadi akibat fungsi ginjal dalam menyaring urine tidak berfungsi optimal.
2. Frekuensi buang air kecil meningkat
Tidak hanya berwarna keruh, frekuensi buang air kecil juga akan meningkat saat malam hari. Meski frekuensi meningkat, volume urine yang dikeluarkan cenderung sedikit. Selain karena gangguan ginjal, keadaan ini juga dicurigai sebagai gejala diabetes melitus.
3. Kekurangan darah
Ciri ciri penyakit ginjal lainnya adalah kekurangan darah. Salah satu fungsi ginjal adalah untuk membentuk eritrosit, yaitu sel darah merah yang berperan untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika fungsi ini mengalami gangguan, maka, kamu rentan mengidap anemia (kekurangan darah).
4. Nyeri punggung
Ciri lain dari gangguan fungsi ginjal adalah munculnya rasa nyeri di punggung, tepatnya berada di bagian bawah punggung. Kedua sisi punggung pun akan terasa pegal selama beberapa hari.
5. Perut kembung
Gangguan ginjal juga ditandai dengan perut kembung. Kondisi ini akan berlangsung lama dan disertai dengan sesak napas serta kedinginan meski berada di ruangan yang hangat.
Meski begitu, perut kembung juga dapat menjadi gejala akan sejumlah penyakit lain. Baca informasi lengkapnya pada artikel: Ini 5 Jenis Penyakit dengan Gejala Perut Kembung.
6. Berkurangnya nafsu makan
Perut kembung membuat perut tidak nyaman, sehingga bisa menurunkan nafsu makan. Kondisi ini juga dipicu oleh penumpukan cairan dalam tubuh.
7. Kualitas tidur yang buruk
Ciri ciri penyakit ginjal lainnya adalah kualitas tidur yang buruk. Studi menunjukkan adanya keterkaitan antara sleep apnea dengan penyakit ginjal kronis. Kondisi tersebut seiring waktu dapat merusak organ tersebut dan menimbulkan gagal ginjal. Pasalnya, sleep apnea dapat melukai ginjal secara sebagian dengan menghambat asupan oksigen yang dibutuhkan tubuh. Di samping itu, penyakit gagal ginjal kronis juga dapat menyebabkan sleep apnea dan mempersempit tenggorokan, serta menimbulkan penumpukan racun pada tubuh.
8. Kulit kering dan terasa gatal
Organ ginjal yang sehat dapat melakukan berbagai fungsi yang vital pada tubuh. Misalnya menghilangkan limbah dan cairan ekstra dari tubuh, membantu produksi sel darah merah, membantu menjaga kesehatan tulang, dan bekerja mempertahankan jumlah mineral yang terkandung dalam darah.
Apabila kulit menjadi kering dan terasa gatal tak kunjung hilang, bisa jadi kondisi tersebut adalah tanda penyakit ginjal. Kondisi tersebut dapat terjadi akibat fungsi ginjal yang menurun, tidak lagi dapat menjaga keseimbangan mineral dan nutrisi pada darah.
Faktor Risiko Sakit Ginjal
Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang terkena sakit ginjal, antara lain:
- Diabetes: Diabetes adalah penyebab utama penyakit ginjal kronis. Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal.
- Tekanan darah tinggi (hipertensi): Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol juga dapat merusak pembuluh darah di ginjal.
- Riwayat keluarga dengan sakit ginjal: Jika ada anggota keluarga yang menderita sakit ginjal, risiko kamu terkena penyakit ini meningkat.
- Penyakit jantung: Penyakit jantung dan penyakit ginjal seringkali saling berhubungan.
- Obesitas: Obesitas dapat meningkatkan risiko diabetes dan tekanan darah tinggi, yang keduanya merupakan faktor risiko sakit ginjal.
- Usia lanjut: Risiko sakit ginjal meningkat seiring bertambahnya usia.
- Penggunaan obat-obatan tertentu: Penggunaan jangka panjang obat-obatan tertentu, seperti obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), dapat merusak ginjal.
Baca artikel lainnya mengenai sakit ginjal di sini: Cegah Penyakit Ginjal, Ini Fungsi Tes Kadar Ureum dalam Tubuh